Dentuman Meriam Sambut Kedatangan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga di Istana Bogor

Dentuman Meriam Sambut Kedatangan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga di Istana Bogor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut kedatangan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020). Sebelumnya Suga yang didampingi Ibu Mariko Suga disambut Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung begitu tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Presiden mengenakan kemeja putih dibalut jas hitam menyambut PM Jepang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi.

Suga tiba di komplek Istana Kepresidenan Bogor saat hujan mengguyur pada pukul 16.00 WIB. Berdasarkan pantauan Presiden menghampiri kendaraan yang ditumpangi Suga yang tiba di loby istana. Presiden lalu menyalami Suga dan Mariko tanpa bersentuhan.

Baik Presiden dan PM Jepang mengenakan masker saat menggelar pertemuan. Di pintu masuk Presiden dan PM Jepang mendengarkan lagu ke kebangsaan kedua negara. Dentuman meriam mengiringi lagu kebangsaaan yang dimainkan drum band. Presiden lalu mengajak Suga masuk ke dalam Istana Kepresidenan Bogor.

Turut mendampingi presiden menyambut kedatangan PM Jepang yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri BUMN Erick Tohir. Sebelum masuk ke komplek Istana Kepresidenan Suga dan Mariko Suga menandatangi buku kunjungan atau tamu terlebih dahulu. Presiden lalu mengajak Suga dan Mariko melihat halaman belakang Istana Kepresidean Bogor.

Sebelumnya menteri Luar Negeri Retno Marsudi berujar kunjungan ini menunjukkan komitmen Jepang untuk terus meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia dan menterjemahkan kemitraan strategis yang telah dimiliki oleh kedua negara. “Tentunya Indonesia menyambut hangat rencana kunjungan ini,” kata Menlu Retno, Jumat pekan lalu. Ia berujar kunjungan PM Jepang juga menunjukkan spirit kerja sama yang memang harus terus dikedepankan oleh negara dunia.

Terutama di tengah situasi yang tidak mudah ini karena pandemi Covid 19. “Diperkirakan kedua pemimpin akan membahas kerja sama dalam konteks pandemi baik dari aspek kesehatan maupun dari aspek bagaimana meningkatkan kerja sama ekonomi,” ujar Retno. Kedua kepala negara juga diperkirakan akan membahas bagaimana Indonesia dan Jepang dapat berkontribusi dalam perdamaian/stabilitas kawasan/dunia, termasuk dalam konteks ASEAN dan Indo Pasifik.

Previous PostNextNext Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.